Tulisan

Kreasi aq. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

tentang mimpi

menulis lagi.. setelah sekian lama blog ini terabaikan.

Kendari. 14:08 Kamis, 26 Februari 2015

Kabarku baik, Alhamdulillah.

Suatu saat, dengan penuh persiapan. Aku akan berada disana. Karimun Jawa. Tunggu Aku.

Hehehe. mulai bermimpi lagi. In Shaa Alah dengan yakin akan terwujud. Suatu saat nanti.
Mungkin, belum sempatnya aku kesana dikarenakan belu adanya kesiapan. Dari segi mental juga belum siap. Jadi Deh! ke Karimunjawanya belum terlaksana.

Some day...

Persiapan.
1. Lisensi Menyelam
2. Kamera bawah air
3. List Objek wisata yang akan di kunjungi
4. Kesehatan

Ok Fix... terakhir money... heheh
Biar Allah yang nentuin waktunya kapan... :) Semoga terlaksana. hehehe

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jika Istrimu adalah Seorang yang Tak Tahu Mau Menjadi Apa

Setiap orang pasti punya mimpi ingin menjadi apa. Bahkan sejak SD, hampir setiap guru memancing muridnya untuk memimpikan mau menjadi apa dirinya kelak. Namun, bagaimana jika istrimu adalah seorang yang tak tahu mau menjadi apa??

Ketika teman-teman sebayaku di SMA berfikir untuk menjadi dokter, pengusaha, bahkan ibu rumah tangga, aku masih tak terfikirkan mau menjadi apa. Bagiku hidup hanya dijalani saja. Tanpa mimpi yang benar-benar harus dikejar. Tanpa cita-cita yang dengan gigih harus digapai.

Yang aku tahu, apapun yang sedang dilakukan saat ini haruslah dilakukan dengan upaya terbaik apapun hasilnya nanti. Bagiku, proses adalah yang utama, karena hasil akhir hanya Sang Pencipta yang tahu apa baiknya.


Ketika semua orang berlomba-lomba merunut mimpinya untuk satu-satu diwujudkan. Aku masih dengan kebiasaanku, menjalani hidup sehari-hariku dengan optimal dan memilih pilihan di hidupku dengan pertimbanganku, mereka, dan Dia.

Tapi tenang suamiku, hidup dengan seorang sepertiku bukan berarti hidup dengan orang yang tak punya tujuan. Tujuan didepan mataku sudah jelas, JannahNya.

Bagiku, memiliki profesi bukanlah hal utama. Karena profesi hanyalah embel-embel dunia untuk membedakan peran seseorang di masyarakat atau tinggi rendahnya posisi seseorang di mata orang lain.
Yang terpenting bagiku adalah ketika peranku sebagai wanita di dunia sudah terpenuhi. Menjadi muslimah shalihah, menjadi istri yang taat, dan menjadi ibu peradaban adalah peran utama yang ingin aku kejar apapun profesiku.

Maka jangan heran, jika profesiku terus berubah-ubah untuk mendukung peranku itu. Bisa jadi aku menjadi karyawan yang bekerja fulltime bila keadaan ekonomi rumah tangga kita membutuhkan bantuan tambahan dariku. Bisa jadi aku tiba-tiba berhenti kerja karena kau dan anak-anak ternyata membutuhkanku untuk lebih banyak dirumah. Bisa juga aku menjadi mahasiswi lagi karena kau sedang memegang amanah berat yang membutuhkanku untuk menjadi asisten pribadimu dengan kemampuan tertentu. Atau bisa saja aku menjadi ustadzah karena lingkungan di sekitar rumah kita membutuhkan seorang guru ngaji.

Karena yang membuatku tersenyum adalah ketika melihatmu terbantu oleh keberadaanku. Yang membuatku lega adalah ketika ridhomu selalu menyertaiku. Yang membuatku bahagia adalah ketika anak-anak kita tumbuh menjadi anak yang shaleh dan shalihah. Yang membuatku bangga adalah, ketika keluarga kecil kita menjadi bagian dari pilar yang turut membangun peradaban islam di bumi Allah.

Suamiku, seperti halnya aku yang tak peduli apa profesiku. Begitulah aku berfikir tentang dirimu. Kau hanya perlu menjadi dirimu sendiri dengan profesi yang kau mau.

Yang ingin ku ingin tahu hanyalah, apa cita-citamu bersama aku dan anak-anak kita, serta jalan mana yang kau pilih untuk membimbing aku dan anak-anak kita menuju Jannah Nya. Dengan begitu, aku akan mengambil porsiku untuk mendukungmu.

Karena, pada akhirnya, yang kuinginkan adalah membersamai mimpimu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kembali menata niat

SadarLah  Des,,, buka kembali buku janji yang telah kau tulis,, buka kembali daftar harapan yang kau panjatkan dalam setiap do'a yang hanya engkau dan tuhan yang tahu.
tujuanmu,, cita-citaMu,, segala keinginanmu.... dulu.
dan kini Allah yang Maha pemurah mengabulkanNya...
satu persatu, dibukakan jalan terbaik menurut Allah.

sekarang apa yang kau lakukan,,,,
dengan tega ingin kau lepaskan begitu saja!!!!!
berlalu begitu saja..... :(

sadarlah des,,
waktumu tidak lama lagi.
kesempatan tidak datang dua kali.
berusalah tuk raih kesempatan itu.
berusahalah untuk melakukan terbaik.
nikmatilah prosesnya, itu yang membentukmu kan?
kau tahu itu...

dan sekarang,,,
Tulis kembali apa yang kau lakukan agar smua keinginanmu tercapai.
sabarlah,,, tetap istiqomah, tetap berusaha, tetap berdo'a.
ini bukan bahagia tuk saat ini. ini tuk bahagia nanti dan in shaa Allah untuk selamanya.

Kehidupan adalah belajar,,
belajar menjadi pribadi yang dicintai Allah.
belajar menjadi apa yang Allah inginkan.
yang mungkin sangat sulit (bantu aku ya Allah)
memang terkadang ada hal yang akan menyakitimu,
membuatmu menangis,, membuatmu terpuruk.
tak apa,, ini bukan tentang mereka.
tentang penilaian mereka.
ini tentang janji Allah.
#semangatdesy:)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Apakah yang kujalani,,,,,



Aku tidak begitu peduli dengan yang kujalani, apakah ini sesuai dengan cita-citaku atau memang ini adalah cita-cita orang lain. Sungguh saat ini yang aku pedulikan adalah aku akan berusaha dengan sebaik mungkin untuk menjalaninya. Kenekatan memang aku lakukan, apakah dari hasil nekatku ini akan membawa keberuntungan atau sebaliknya. Tentu saja aku ingin semua yang aku lakukan ini akan membawa kebahagian buatku kelak.

Sungguh ironis memang, kalau seandainya semua ini hanya ikut-ikutan. Sungguh aku tidak pernah merencanakan akan menjalani ini, mengikuti alur ini. Yang jelas, aku akan tetap berenang mengikuti dan melawan arus air. Mungkin saja menjalaninya lebih berat dari yang aku bayangkan. Tapi aku percaya kekuatan dari doa orang tuaku, orang yang aku sayangi, dan mereka-mereka yang tetap berada disampingku saat aku butuhkan. Tetap Ya Allah, aku butuh bimbinganmu. 

Ya, aku memang bermimpi jadi yang "PERTAMA" , tapi menjadi yang "TERBAIK" lebih penting.
Aamiin...... ^_^

Ya Allah, Engkau tahu batas kemampuanku dan Engkaupun tahu apa yang aku butuhkan. Tetap bimbinglah aku tuk,,

·  Tidak meremehkan diriku sendiri. Karena ku tahu engkau memberiku hidup bukan karena aku membutuhkannya tapi karena seseorang membutuhkanku.

·      Tidak menghiraukan mereka yang menjelekkanku. Karena Hanya aku dan Rabbku yang tahu siapa diriku, dan aku yang menentukan bukan mereka.

·         Tidak tergantung pada orang lain. Karena ku tahu tanpa ku sadari aku lebih kuat dari yang aku pikirkan.

·    Tidak menangisi dia yang telah menghianatiku. Karena aku seharusnya bersyukur karena Tuhan telah menunjukkan bahwa dia bukan orang yang tepat buatku.

·         Tidak buang energiku untuk membalas. Karena ku tahu hukum alam lebih mengerikan.

·         Tidak lari dari masalah. Karena ku tahu mereka akan selalu datang menghampiri, yang harus ku lakukan adalah pelajari cara untuk mengatasinya.

·     Ku percaya, semua yang dimulai dengan kebaikan akan menghasilkan kebaikan. Namun jika hasilnya belum baik. Maka itu bukanlah akhir. 

·         Meluangkan waktuku untuk bersyukur atas segala hal yang aku miliki.

"KAMU YANG TERBAIK DENGAN CARAMU SENDIRI"

"TULISKAN RENCANAMU DENGAN PENSIL, NAMUN BERIKAN PENGHAPUSNYA PADA ALLAH SWT, KARENA DIA YANG AKAN MENGHAPUS BAGIAN YANG SALAH DENGAN MENGGANTINYA DENGAN YANG BAIK UNTUKMU".

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemanan

Aku adalah orang yang memiliki pandangan bahwa tidak ada pertemanan yang murni antara laki-laki dan perempuan. Seperti apa yang disampai-sampaikan oleh orang (sok) bijak, atau nasihat-nasihat generasi masa lalu.

Aku tidak percaya bahwa pertemanan laki-laki dan perempuan itu murni, seperti kepercayaan tentang tidak mungkin mereka akan saling menyukai satu sama lain, atau seperti kisah fiktif-sinetron-menyesatkan. Mengapa dua orang yang berteman harus menolak perasaan suka itu dengan alasan “kami kan teman”.

Aku selalu mengingatkan temanku agar berhati-hati, pertemanan laki-laki dan perempuan adalah pertemanan perasaan. Pada akhirnya perasaan bisa saling membenci atau menyukai meski logika otak terus menerus mengatakan tidak mungkin terjadi.

Aku menyadari bahwa ada kemungkinan aku dan temanku (yang perempuan) pada akhirnya aku menyukainya ditengah perjalanan, atau pada akhirnya kami berdua menikah, atau pada akhirnya kami berdua bisa saja berpisah.

Kemungkinan yang seringkali disangkal oleh kebanyakan dari kita dengan alasan teman, pahamilah bahwa pertemanan tidak mengikat apapun selain kehidupan-urusan. Teman yang baik tentu saja teman yang bisa menjaga perasaan, sekalipun kamu mendadak jatuh-cinta kepada temanmu, kamu tidak sebaiknya buru-buru mengatakan. Jadikanlah perasaan itu sebagai alasan untuk menjaga pertemanan itu tetap baik.

Banyak orang yang menyudahi silaturahmi setelah kegagalan dalam urusan perasaan, ditolak. Banyak pertemanan yang hilang ditengah jalan karena ketidakbisaan menjaga kesabaran.

sumber : http://kurniawangunadi.tumblr.com/page/11

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hidup Seperti Apa yang Saya Jalani?

Mengapa orang takut berubah dalam hidup? Apakah karena takut dianggap tidak konsisten? plin plan.

Kadang, bukan kadang lagi sih. Sering banyak hal dalam hidup ini —yang saya sebut sebagai proses hidup— sangat mempengaruhi pembentukan pribadi seseorang. Dalam banyak fase hidup, setiap kejadian-setiap hal akan memunculkan pemahaman baru (bagi orang-orang yang berpikir) yang bisa membentuk sikap/sifat nya selanjutnya.

Saat ini, banyak yang takut-lebih tepatnya tidak berani-jujur terhadap pilihan hidupnya sendiri. Merasa bahwa itu adalah nasib yang memang telah diberikan untuknya. Jika kita mengaca pada surat Ar Rad ayat 11 (bagi yang muslim) bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubahnya sendiri. Bisa jadi, orang yang (maaf) terlalu pasrah hingga mereka memutuskan untuk tidak mengusahakan nasib yang baru. Tidak jujur pada apa yang dirasakan saat ini tentang ketidaknyamanan menjalani apa yang sedang dijalani (bisa berupa sekolah, pekerjaan, dll).

Kejujuran tentu saja bukan soal ketika sudah jujur, kemudian berbalik arah. Kejujuran adalah tentang mengakui-tentang penerimaan yang tulus. Bahwa hidup itu tentu saja sebuah pilihan. Sebagai manusia apakah kita akan menjalani hidup berdasar pada rencana orang lain (bisa jadi dari orang tua, bos, dsb), menjalani hidup dengan rencana sendiri, atau pilihan ketiga yaitu menjalani hidup dengan rencana Allah.

Pilihan ketiga inilah yang seringkali disalah pahami orang. Bahwa memang orang memiliki rencana hidupnya masing-masing. Target-target yang dituliskan. Akan tetapi seringkali melupakan adanya faktor X, yang ketika target itu tidak tercapai kemudian menyalahkan banyak hal, bahkan menyalahkan Tuhan.

Bahwa manusia memiliki rencana adalah sesuatu yang baik, namun ingatlah bahwa Allah juga memiliki rencana terhadap hidup kita. Ada hal-hal yang ingin disampaikan-Nya melalui banyak kejadian. Dia hanya ingin menunjukkan bahwa kamu diciptakan untuk satu tujuan tertentu.

Penuhilan tujuan itu, maka hidupmu akan terbimbing.

Lalu, jika kita sadar bahwa saat ini kita sedang menjalani hidup dengan rencana orang lain. Sampai kapan kita akan menyerahkan keputusan-keputusan hidup kita ditangan orang lain. Takut untuk memutuskannya sendiri. Bahwa hidup adalah pertanggungjawaban individual (di akhirat). Apakah kita akan terus menerus mewujudkan impian orang lain, kapan kita akan menghidupkan dan mewujudkan impian kita sendiri.

Kesadaran akan hal itu bukanlah tentang menolak peranan orang tua (karena orang tua sangat berpengaruh besar terhadap keputusan hidup), namun tentang mengetahui kapan keputusan itu bisa kita ambil sendiri demi kebaikan kita dan orang tua. Atau kapan kita akan memutuskannya dengan pertimbangan orang tua.

Hidup sekali ini janganlah habis untuk menjalani hidup yang biasa-biasa saja. Hidup kemudian mati, dan pertanyaan mendasar dalam hidup sama sekali belum terjawab ketika mati.

Pertanyaan dasar tentang : darimana kita berasal? untuk apa kita hidup? dan kemana kita setelah mati?. Pertanyaan kedua ini sangat sulit dipahami oleh orang-orang. Bahkan ketika saya bertanya kepada teman, mereka hidup untuk bermanfaat, untuk meraih cita-cita, untuk membantu sesama. Pertanyaan itu akan saya kembalikan lagi, apakah itu benar-benar tujuan hidupnya. Untuk apa meraih cita-cita, untuk apa menjadi bermanfaat, dll.

Sampai pada satu titik, saya sendiri belum menemukan tujuan hidup saya apa. Ketika Al Quran (kitab yang saya yakini) mengatakan bahwa manusia diciptakan tujuannya untuk beribada kepada-Nya. Sampai detik ini, saya kesulitan merasakan ketenangan dan kesungguhan dalam ibadah yang saya jalani. Saya beribadah dalam ketakutkan, takut masuk neraka. Saya menjalaninya untuk menggugurkan kewajiban saja.

Saya terus mencari, mungkin seperti ini Allah menuntun jalan saya untuk terus berpikir dan menggunakan hati. Bahwa memahami hakikat hidup ini adalah perjalanan yang sangat sulit.

Apakah hidup sekedar meraih nilai-nilai di kampus, bekerja pada tempat yang baik, mendapat gaji, memiliki keluarga, memiliki anak, kemudian mati. Tapi mati seperti apa yang ingin saya raih. Saya terus mencari sampai pada satu titik saya harus mengakui bahwa, saya memang sangat lemah. Dan kelemahan ini bisa mengantarkan saya pada jalan yang salah ketika saya mencari.
Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkau kami meminta pertolongan. Tujukilah kami jalan yang lurus (QS Al Fatihah : 5-6)

Sumber : http://kurniawangunadi.tumblr.com/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

NASEHAT PERGAULAN


Jangan banyak berpikir. Berpikirlah untuk ILMU dan IBADAH saja. Jika ada konsentrasi ada sukses. (Al Ghazali)

Pikiran bagaikan tambang berlian, jg tambang sampah. Mau menggunakan yg positif/negatif, pilihan ada di tangan kita!

Orang yang menempatkan diri secara baik biasanya pikirannya selalu positif...

Rasulullah SAW. bersabda:
"Hindari buruk sangka, karena itu merupakan kebohongan yang besar."
"Jangan kalian saling memata-matai."
"Jangan pula kalian saling meraba-raba."
"Jangan kalian saling bersaing."
"Jangan kalian saling mendengki."
"Jangan kalian saling membenci."
"Jangan kalian saling bertolak-belakang."
"Jadilah kalian hamba-hamba Allah yanng bersaudara."

"otakku bukan tong sampah.. jadi gak boleh nyimpen pikiran2 negatif.. aku sadar & ikhlas semua pembelajaran hari ini.."

Allah Ta'ala berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (Qs. Al-Hujuraat: 12)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Catatan buatku yang habis khilaf ! Maafin yaaa.. :(

Dear myfuturehusband,
Ada hal-hal yang tak bisa dikaitkan dengan waktu, mencintaimu.
Maafkan aku sekali lagi karena mungkin aku telah lalai dan lupa bahwa dirimu lah yang seharusnya kucintai. Karena kupikir pemuda yang baru saja datang menawarkan hatinya kepadaku adalah dirimu yang akhirnya menjelma di hadapanku. Namun ternyata sepertinya bukan, dan kamu patut menertawaiku karena sekali lagi aku patah hati.

Lalu mengapa tak pula kau lekas datang padaku? Agar musnah kepenasarananku, agar lengkap sudah dirimu, agar semua kata yang terpikir dapat kuungkapkan dengan bebas kepadamu. mengapa kau masih saja gemar bersembunyi di balik jemari Tuhan? Menggodaku dengan mengirimkan hati-hati untuk kucintai namun kemudian mematahkanku menjadi kepingan lagi.

Aaah sudahlah, kupikir kau disana mungkin juga sedang patah hati.

Maka, mari kembali menari bersama waktu dengan irama doa yang kita perdendangkan agar dengan segera Tuhan mempertemukan kita di suatu masa. ketika itu maka kita akan bebas berdansa, diantara kaki-kaki manusia yang berlalu tergesa.

Maafkan aku sekali lagi, salah mengira dia sebagai dirimu. namun jika pun ternyata dia adalah dirimu, maka tetap saja maafkan aku, seharusnya aku tidak mencintainya sebesar ini. Tidak untuk saat ini.

Tapi taukah kau? Dari patah hatilah aku belajar, bahwa suatu saat nanti, saat sudah bertemu denganmu, maka cintaku sebenar-benarnya hanyalah patut untukmu.
 
 
Source from : http://belindch.tumblr.com 
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Public speaking,,,

Assalamu'alaikum

Good morning every body and nice to meet you.
"If you can tell, you can sell"

Ok, today i would like to tell you about LIFE, everyone is interested to talk about her life because we have unique experince in life. Thereby,i will discuss about that today. I am going to start mine which is undertitled SUCCESS WITH 3G.

Perhaps all of you are wondering what 3G in this topic means. But, before discussing to the topic, i will elicit my short speaking today with one of the best sentences from imam syafi'i said that : 

"Life is two days, there are sadness and happiness. You can make decision right now which one is your choice. All right, i am going to my topic is SUCCESS WITH 3G, i will elaborate what means of 3G in this topic :

- Goal is your focus
- Greedy to gain knowledge.
- God is final destination

All right, i would like to explore three of the points. The first G is, Goal is your focus, it means that stay focus on your destination or your dream. Don't let other people impair your dreaming. Keep walk, stay straight, and go ahead. You are able to reach the moon by your hand and your attitude, exactly.

Focus it means that you have to specify your target. You can specify your ambitions ; such as if you want to be doctors you have to take that refer to your dreaming. Take medical department; don't try to take education department. Make specify. So you will reach your destination easily. Alexander Graham Bell said that : "concentrate your mind on something that you think because that you think because the sun also can not burn before focused it. 

The second G is Greedy to gain knowledge : keep learning and try to survave. No gain without pain. No everyone can get their ambitions without toil or work hard.Go out from comfort zone. you can see, Thomas Alfa Edison ; he can make the lamp when he tried to make it in a thousand times. So, don't give up. Believe we can get those. Just need great effort to creat life. Make amazing story with fantastic history in your life.

The Last G is God is final destination. Try harder, keep it up, and wait the result. Wait result for you sacrifice. Keep your dreaming in your mind, your heart, and your action or attitude. Your result is depending on your effort.

Thanks for opportunity give to me.
Wassalamu'alaukum Wr Wb.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS